Sementara itu, hingga 9 Juni 2026, wisatawan asal Prancis masih mendominasi dengan 247 laporan, diikuti Britania Raya sebanyak 220 laporan dan Jerman sebanyak 208 laporan.
Yang paling menonjol, jumlah wisatawan Eropa yang tercatat melalui APOA melonjak menjadi 4.457 orang pada Mei 2026 atau meningkat sekitar 26 persen dibandingkan April 2026.
Kenaikan ini menjadi indikator kuat bahwa Labuan Bajo mulai memasuki periode kunjungan wisata tertinggi tahun ini.
Bahkan, hanya dalam sembilan hari pertama Juni 2026, sistem APOA telah merekam kedatangan sebanyak 1.307 wisatawan asal Eropa.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, mengatakan peningkatan kunjungan wisatawan Eropa menunjukkan semakin kuatnya posisi Labuan Bajo sebagai destinasi unggulan Indonesia di pasar internasional.
“Data yang kami miliki menunjukkan tren kunjungan wisatawan asal Eropa terus meningkat menjelang periode high season. Ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Manggarai Barat sekaligus menunjukkan bahwa Labuan Bajo semakin dikenal dan diminati oleh wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Eropa,” kata Charles, Jum’at (12/6/2026).





Tinggalkan Balasan