LABUANBAJOVOICE.COM — Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur utama Trans-Flores, tepatnya di Desa Golo Desat, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, pada Selasa (27/1/2026) dini hari.

Sebuah truk Mitsubishi Canter bermuatan sembako dilaporkan hilang kendali hingga terguling akibat cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut.

Peristiwa kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 01.30 Wita dan melibatkan truk bernomor polisi L 8293 VL yang tengah menempuh perjalanan dari Labuan Bajo, Manggarai Barat menuju Borong, Manggarai Timur.

Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa faktor cuaca ekstrem menjadi penyebab utama kecelakaan.

“Cuaca ekstrem mengakibatkan sebuah truk bermuatan sembako kehilangan kendali dan akhirnya terbalik. Kendaraan itu diketahui tengah menempuh rute dari Labuan Bajo menuju Borong,” ujar AKP Supartha dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026) siang.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan yang dihimpun kepolisian, kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Wensislaus Charles (38) melintas di ruas jalan berliku dengan kondisi gelap gulita.

Cuaca di lokasi kejadian dilaporkan sangat tidak bersahabat. Kabut tebal menyelimuti kawasan tersebut dan permukaan jalan licin akibat hujan, sehingga mengurangi jarak pandang pengemudi secara signifikan.

“Kondisi jalan di lokasi memang agak miring dan tepat berada di tikungan. Karena kabut sangat tebal, jarak pandang pengemudi menjadi sangat terbatas,” ujarnya.

Dalam kondisi tersebut, roda depan kanan truk keluar dari badan jalan dan masuk ke bahu jalan yang lunak. Kombinasi jalan licin, kemiringan jalan, serta jarak pandang minim menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan.

“Akibat jalan licin dan jarak pandang minim, roda kanan depan truk terperosok ke bahu jalan yang lunak. Kondisi tersebut memicu hilangnya keseimbangan yang membuat truk oleng hingga terbalik ke arah kiri,” jelas Kasat Lantas.

Truk tersebut diketahui membawa dua orang. Pengemudi, Wensislaus Charles (38), merupakan warga Kelurahan Pau, Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Sementara penumpangnya, Petrus Warta Palma (21), tercatat sebagai warga Wara, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Meski kendaraan mengalami kerusakan dan terguling di badan jalan, kedua korban dinyatakan selamat.

“Beruntung, meski kendaraan mengalami kerusakan dan posisi terguling, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Baik pengemudi maupun penumpang dilaporkan selamat tanpa mengalami luka sedikit pun,” tuturnya.

Pasca kejadian, personel Unit Gakkum Satlantas Polres Manggarai Barat langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area kecelakaan dan mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di jalur Trans-Flores.

“Saat ini, kendaraan tersebut telah dievakuasi agar tidak menggangu arus lalu lintas di jalur tersebut,” ungkap perwira polisi berpangkat Ajun Komisaris itu.

Selain penanganan di lokasi, pihak kepolisian juga menyampaikan imbauan keselamatan kepada para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan bertonase besar.

“Kami mengimbau kepada para pengendara yang melintasi jalur Trans-Flores, terutama di daerah Mbeliling, untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem dan kabut yang sering muncul mendadak,” ungkapnya.**