“Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi tentang menjaga kehidupan dan keseimbangan alam di Labuan Bajo yang menjadi kebanggaan kita bersama,” tambahnya.
Hasanudin menegaskan bahwa rusa merupakan satwa dilindungi yang memiliki peran strategis dalam menopang kehidupan komodo, satwa endemik langka yang menjadi ikon global sekaligus tulang punggung pariwisata Manggarai Barat.
“Kalau populasi rusa berkurang karena perburuan, maka komodo kehilangan sumber makanannya. Dan kalau komodo terganggu, itu akan berpengaruh pada seluruh ekosistem dan nama baik Labuan Bajo sebagai destinasi wisata konservasi,” ujar Ketua KNPI Manggarai Barat itu.
Ia menilai, setiap gangguan terhadap rantai makanan di TN Komodo berpotensi memicu efek domino yang merusak ekosistem dan mengancam keberlanjutan ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata berbasis konservasi.
Lebih lanjut, Hasanudin juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kawasan konservasi.
Menurutnya, pengawasan tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas taman nasional dan aparat penegak hukum.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan