“Patriotisme masa kini tidak lagi diuji lewat kontak senjata, melainkan melalui dedikasi di garis depan etalase pariwisata nasional,” kata Gede.

Menurut dia, posisi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas menjadikan insan perhotelan bagian penting dalam memperkenalkan identitas dan keramahan Indonesia kepada wisatawan mancanegara.

Ia menjelaskan, pengalaman wisatawan ketika berinteraksi dengan tenaga perhotelan turut membentuk persepsi terhadap Indonesia. Karena itu, pelayanan yang profesional perlu berjalan seiring dengan integritas, ketulusan, dan sikap menghargai setiap tamu.

Bagi Gede, pekerjaan di sektor perhotelan bukan sekadar menjalankan operasional bisnis, melainkan juga membawa tanggung jawab untuk menjaga reputasi bangsa di tingkat internasional.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut menjadi momentum bagi seluruh karyawan untuk menghubungkan nilai persatuan yang diwariskan generasi 1928 dengan tanggung jawab nyata dalam pekerjaan sehari-hari.

Melalui semangat kebangsaan dan pelayanan berkualitas, Meruorah Komodo Labuan Bajo menegaskan komitmennya untuk berkontribusi terhadap perkembangan pariwisata daerah sekaligus memperkenalkan keramahan Indonesia kepada dunia.