Ia menambahkan, NTT siap menjadi mitra strategis dalam penguatan sektor pangan, energi baru terbarukan, dan pariwisata berkelanjutan.
Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster menekankan pentingnya kerja sama regional guna meningkatkan daya saing kawasan di tingkat nasional maupun global.
“Bali tidak bisa berdiri sendiri. Dengan NTB dan NTT, kita membangun kekuatan bersama, dari pariwisata, perdagangan, hingga energi bersih. Inilah kolaborasi kawasan yang saling menguntungkan,” kata Wayan Koster.
Adapun Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyebut KR-BNN sebagai jawaban atas kebutuhan penguatan konektivitas dan rantai pasok antarwilayah kepulauan.
“Kerja sama ini akan memudahkan arus barang, jasa, dan manusia. NTB siap menjadi simpul penghubung antara Bali dan NTT, khususnya dalam sektor logistik, pariwisata, dan perdagangan,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran bupati dan wali kota dari tiga provinsi, pimpinan DPRD, sekretaris daerah, serta kepala OPD. Kehadiran para kepala daerah menegaskan kuatnya komitmen sinergi pembangunan kawasan Sunda Kecil.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan