LABUANBAJOVOICE.COM — Hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo menerjemahkan semangat Hari Sumpah Pemuda ke-98 melalui tiga nilai utama, yakni patriotisme berbasis reputasi, kegigihan adaptif, dan empati kolaboratif.
Ketiga nilai tersebut menjadi refleksi manajemen hotel terhadap relevansi ikrar persatuan 1928 bagi generasi muda masa kini, khususnya dalam menghadapi dinamika industri pariwisata modern.
Pelaksana Tugas (Plt) General Manager Meruorah Komodo Labuan Bajo, Gede Adi Yulyawan, menyampaikan penekanan tersebut dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda bertema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” di pelataran pintu masuk hotel, Rabu (28/10/2026).
Menurut Gede, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan konkret yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemajuan organisasi.
Nilai pertama adalah patriotisme berbasis reputasi. Gede menjelaskan bahwa kecintaan terhadap tanah air dapat ditunjukkan melalui profesionalisme yang tinggi, sehingga mampu menjaga martabat serta daya saing Indonesia di tingkat global.
Nilai kedua ialah kegigihan adaptif. Prinsip ini menekankan pentingnya ketahanan mental dan kemampuan berinovasi ketika menghadapi perubahan serta tuntutan industri yang terus berkembang.
Sementara itu, nilai ketiga adalah empati kolaboratif. Nilai tersebut mengajak setiap individu untuk mengurangi ego sektoral, membangun kerja sama yang inklusif, dan memperkuat kontribusi sosial, baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat.
Gede juga menekankan pentingnya integritas, kolaborasi lintas departemen, dan keberanian untuk berinovasi dalam menghadapi persaingan industri perhotelan.
“Sumpah Pemuda menuntut kita menghidupkan integritas, mengikis sekat departemen lewat kolaborasi, dan berani berinovasi di tengah tuntutan industri yang dinamis,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemajuan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan layanan yang tersedia, tetapi juga oleh kualitas karakter orang-orang yang bekerja di dalamnya.
“Melalui momentum peringatan ini, Hotel Meruorah Komodo menegaskan kembali bahwa denyut nadi kemajuan pariwisata berakar kuat pada integritas dan ketulusan generasinya,” ujar Gede.
Melalui penerapan ketiga nilai tersebut, Meruorah Komodo Labuan Bajo menegaskan komitmennya untuk mengembangkan budaya kerja yang profesional, tangguh, dan mengedepankan kebersamaan.
Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 diharapkan terus hidup dalam keseharian generasi muda, termasuk melalui kontribusi di sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi Labuan Bajo.**





Tinggalkan Balasan