Ia mengungkapkan, seluruh eksponen pejuang sejatinya telah diundang dalam kegiatan tersebut. Namun, tidak semua dapat hadir karena berbagai kesibukan.

“Kami mengundang semua eksponen, tetapi banyak yang berhalangan hadir. Meski begitu, semangat kebersamaan dan rasa hormat kepada para pejuang tetap menjadi inti dari pertemuan ini,” tambahnya.

Sementara itu, politisi NasDem Marten Mitar menilai reuni ini sebagai pengingat bahwa pembentukan Manggarai Barat merupakan hasil perjuangan panjang yang sarat dinamika.

“Perjuangan ini melalui dinamika panjang, diskusi, bahkan perbedaan pandangan. Namun semua disatukan oleh cita-cita menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Marten.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh pemekaran dan masyarakat, antara lain Bernadus Barat Daya, Samsuria, Darius Angkur, Sil Syukur, Ambrosius Janggat, Nur Alvi, Ipi Rambu, Stefanus Herson, Rikard Jani, Inocentius Peni, serta undangan lainnya.

Bernadus menegaskan bahwa perjuangan pemekaran sejak awal dilandasi semangat mempercepat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.