“Jangan paksa diri, tetap jaga kesehatan, junjung tinggi sportivitas,” tutupnya.
Sementara itu, pengalaman peserta menunjukkan bahwa konsep olahraga dengan panorama alam menjadi salah satu daya tarik GMSR.
Melania Gail, peserta dari Ruteng yang tergabung dalam komunitas Ruteng Runners, menilai rute GMSR memiliki tantangan tersendiri karena terdapat tanjakan dan turunan.
“Rutenya cukup menantang karena ada tanjakan dan turunannya. Namun, rasa lelah langsung terbayar begitu melihat pemandangan alam dan sunset Golo Mori yang sangat indah,” ujar Melania Gail.
Ia juga menilai konsep lari sore memberikan pengalaman berbeda.
“Lari sore dengan pemandangan sebagus ini memberikan pengalaman yang luar biasa,” katanya.
Menurut Melania, penyelenggaraan GMSR juga didukung lintasan yang nyaman dan aman.
“Jalur lintasannya steril, pemandangannya luar biasa, dan organisasi acaranya sangat rapi,” tutupnya.
Dengan perpaduan olahraga, panorama alam, UMKM, seni, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, Golo Mori Sunset Run 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan olahraga, tetapi berkembang sebagai salah satu bagian dari promosi dan penguatan pariwisata Golo Mori.**





Tinggalkan Balasan