LABUANBAJOVOICE.COM – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebuah dump truk bermuatan ratusan sak semen terjun ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter di kawasan penurunan Binongko.

Insiden tragis ini menyebabkan satu orang meninggal dunia di tempat, sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama, S.Sos., menjelaskan kecelakaan terjadi pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.

Lokasi kejadian, kata dia, berada di jalur penurunan Binongko, salah satu ruas jalan yang dikenal memiliki medan ekstrem di Labuan Bajo.

“Peristiwa tersebut menyebabkan sebuah mobil jenis dump truk dengan nomor polisi B 9486 BDG terperosok ke dalam jurang berketinggian 15 meter,” kata Kasat Lantas dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026) malam.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, dump truk tersebut dikemudikan oleh Sukijan (54).

Kendaraan melaju dari arah Bandara Internasional Komodo menuju Pertigaan Binongko, Labuan Bajo.

Di bagian belakang bak dump truk, terdapat tiga orang penumpang yang diketahui merupakan buruh pikul semen.

Saat melintas di penurunan Binongko, tepat di tikungan jalan yang disertai turunan tajam, dump truk bermuatan ratusan sak semen itu tiba-tiba kehilangan kendali.

Pengemudi sempat berupaya menurunkan gigi persneling untuk mengurangi kecepatan kendaraan.

Namun, dalam situasi tersebut, pengemudi lupa menginjak pedal rem terlebih dahulu, sehingga laju kendaraan justru semakin tidak terkendali.

Kondisi ini diperparah dengan dugaan kurangnya konsentrasi pengemudi saat menghadapi medan jalan yang menurun dan menikung.

Akibatnya, dump truk meluncur ke sisi kanan badan jalan dan akhirnya terjun ke dalam jurang sedalam kurang lebih 15 meter.

Kendaraan jatuh dalam posisi terbalik, menyebabkan kerusakan berat pada badan mobil.

“Kecelakaan tersebut diduga karena kelalaian sopir dan tidak menguasai medan jalan sehingga mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” tutur AKP Parta.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial AA (32), warga Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat. Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, tiga korban lainnya yang terdiri dari pengemudi dan dua penumpang dump truk, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban meninggal telah dibawa menuju kampung halamannya untuk dimakamkan. Sedangkan, tiga orang korban masih dirawat di Rumah Sakit Siloam,” sebut Kasat Lantas.

“Kami pun terus memantau perkembangan kondisi dari ketiga korban tersebut,” sambungnya.

Hingga berita ini diturunkan, dump truk nahas tersebut masih berada di lokasi kejadian dan belum dilakukan proses evakuasi karena kondisi medan yang sulit serta posisi kendaraan yang terbalik di dalam jurang.

“Mobilnya masih di lokasi kejadian dan belum dievakuasi,” ujar perwira pertama Polri itu.

Kasat Lantas Polres Manggarai Barat juga mengimbau seluruh pengemudi, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan barang, agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di wilayah Manggarai Barat yang memiliki kontur jalan ekstrem.

“Apalagi medan jalan di Manggarai Barat ini sangat ekstrem. Kami minta pengemudi harus tetap berhati-hati dan yang paling utama adalah rutin mengecek kelayakan kendaraan masing-masing,” tegasnya.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Manggarai Barat untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kasus kecelakaan ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap AKP I Made Supartha Purnama.**