LABUANBAJOVOICE.COM — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia resmi menetapkan Kabupaten Manggarai Barat sebagai tuan rumah pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Keputusan strategis ini mempertegas arah penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat daerah, sekaligus membuka ruang konsolidasi besar bagi seluruh kader di wilayah NTT.
Penunjukan Manggarai Barat dilakukan setelah melalui proses evaluasi kesiapan daerah dan panitia lokal. Pelantikan itu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 13 Desember 2025 di Labuan Bajo.
Ketua Panitia Pelaksana, Rusliadi, memastikan seluruh persiapan berjalan optimal dan siap menyambut kedatangan para pengurus Tani Merdeka Indonesia dari seluruh kabupaten/kota di NTT.
“Penunjukan Manggarai Barat sebagai tuan rumah adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kami siap memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, meriah, dan bermanfaat bagi gerakan pemberdayaan petani di seluruh NTT,” ujar Rusliadi, Selasa (25/11/2025).
Pelantikan DPD Tani Merdeka Indonesia se-NTT ini dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat setelah seluruh persiapan teknis dan administratif dinyatakan selesai.
Acara tersebut akan menghadirkan unsur Dewan Pimpinan Nasional, para ketua DPD dari seluruh wilayah NTT, serta perwakilan pemerintah daerah.
Selain prosesi pelantikan, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan dialog petani, konsolidasi program kerja, penguatan gerakan Tani Merdeka Indonesia serta penyusunan agenda kemandirian dan kesejahteraan petani.
DPN Tani Merdeka Indonesia dalam siaran resminya menjelaskan, keputusan memilih Manggarai Barat didasarkan pada kesiapan panitia lokal, tingkat antusiasme kader, serta posisi strategis daerah yang dinilai ideal untuk agenda provinsi.
“Kami mengapresiasi kerja keras panitia lokal. Kami yakin Manggarai Barat mampu memberikan penyelenggaraan terbaik,” demikian pernyataan DPN.
Kegiatan ini dipandang sebagai momentum penting bagi kebangkitan gerakan petani di NTT. Diharapkan, pelantikan dan konsolidasi tersebut akan memperkuat jaringan organisasi, mempertebal komitmen pemberdayaan petani, dan memperluas gerakan Tani Merdeka Indonesia hingga ke akar rumput.
Dengan dukungan penuh dari pengurus dan kader, Manggarai Barat kini bersiap menjadi pusat perhatian gerakan agraria modern yang mengusung kemandirian, solidaritas, dan kesejahteraan petani di masa depan.**






Tinggalkan Balasan