Menurut Sukarman, seluruh masyarakat harus kembali melihat Golo Mori sebagai rumah bersama yang perlu dijaga melalui persatuan, komitmen, dan semangat gotong royong.
“Harapannya tidak ada lagi sekat-sekat atau nomor 01, 02, 03, 04 lagi. Yang ada adalah kita semua masyarakat Golo Mori,” ujarnya.
Sukarman menekankan bahwa masyarakat yang sebelumnya memberikan dukungan kepada empat kandidat harus kembali membangun komunikasi dan bekerja bersama demi kemajuan desa.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya memperoleh 493 suara dalam Pilkades tersebut. Namun, setelah ditetapkan sebagai pemenang, tanggung jawabnya bukan hanya kepada para pemilih, melainkan kepada seluruh warga Desa Golo Mori.
“Setelah tanggal 29 ini, secara prinsip bahwa saya Kepala Desa Golo Mori dan saya sekarang adalah milik warga Desa Golo Mori, bukan lagi nomor urut kemenangan,” ungkapnya.
Sukarman menilai persatuan dan kekeluargaan merupakan modal penting dalam menjalankan pemerintahan desa.
Ia mengingatkan bahwa hubungan antarmasyarakat tidak seharusnya rusak hanya karena perbedaan pilihan politik.





Tinggalkan Balasan