LABUANBAJOVOICE.COM – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mencatat penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo selama periode Januari hingga Maret 2026.

Penurunan ini dipengaruhi oleh faktor musim kunjungan (low season), kondisi cuaca, hingga dinamika global.

Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andy M. T Marpaung, menjelaskan bahwa tren penurunan ini merupakan pola yang lazim terjadi setiap awal tahun.

“Setelah periode libur akhir tahun, biasanya terjadi penurunan kunjungan pada bulan Januari–Februari karena masuk fase low season,” ujar Andy, Kamis (9/4/2026).

Selain faktor musiman, Andy mengungkapkan bahwa kondisi global juga turut berpengaruh terhadap minat wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.

“Ketika terjadi konflik global, wisatawan cenderung lebih berhati-hati untuk bepergian jauh, terutama perjalanan internasional, sehingga berdampak pada penurunan permintaan,” katanya.

Situasi geopolitik dan tekanan ekonomi internasional disebut menjadi pertimbangan utama wisatawan dalam menentukan destinasi dan waktu perjalanan.