Hingga kini, tiga korban telah ditemukan dalam operasi SAR yaitu Martines Ortuno Maria Lia (perempuan) ditemukan pada Senin (29/12/2025) pukul 06.30 Wita di pesisir utara Pulau Serei, Labuan Bajo.
Kemudian, Martin Carreras Fernando ditemukan oleh RIB KPJ 2007 Ditpolair Polda NTT pada Minggu (4/1/2026) pagi di koordinat 8°36’32.58″S – 119°36’32.22″E, berjarak sekitar 1,13 nautical mile dari lokasi kejadian.
Satu korban dugaan WNA Spanyol ditemukan bersama bangkai kapal KM Putri Sakinah pada Selasa (6/1/2026).
Namun demikian, identitas korban yang ditemukan terakhir belum diumumkan secara resmi.
Pihak berwenang masih melakukan proses identifikasi oleh Tim DVI untuk memastikan apakah korban tersebut adalah Martin Garcia Mateo atau Martines Ortuno Enriquejavier.
Insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah kembali menjadi sorotan serius terhadap aspek keselamatan pelayaran wisata di kawasan TNK, yang merupakan destinasi super prioritas nasional.
Evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan kapal, kondisi cuaca, serta standar keselamatan wisata bahari dinilai menjadi keharusan guna mencegah tragedi serupa di masa mendatang.**





Tinggalkan Balasan