Menurutnya, lahan yang tersedia masih memiliki potensi untuk dikembangkan melalui kerja sama dengan organisasi keagamaan maupun pihak lain yang memiliki perhatian terhadap pendidikan Islam.

“Dan kami sudah sejak dua tahun, tiga tahun yang lalu kami mewanti-wanti untuk bangun pondok. Tetapi sampai saat ini juga kami dalam rangka untuk mewanti-wanti saja, belum ada sinyal,” ujarnya.

Abubakar menyampaikan harapan agar PCNU Manggarai Barat dapat menjajaki kemungkinan pengembangan fasilitas pendidikan lainnya di kawasan tersebut.

“Dan ini masukan kami kepada Bapak Ketua PCNU Kabupaten Manggarai Barat bahwa tanah kami ini cukup luas, Pak, untuk melayani kebutuhan Islam atau umat Islam di Kabupaten Manggarai Barat ini. Apapun kebutuhannya, mau bangun apa di sini, yang penting kita kerja sama yang baik dalam rangka membangun Islam di Kabupaten Manggarai Barat ini,” katanya.

Selain membuka peluang kolaborasi, pihak yayasan juga berharap adanya perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.