“Benar (Wapres Ke-6 Try Sutrisno meninggal dunia). Kita berdukacita sangat mendalam,” kata Prasetyo, dilansir dari Antara.

Ia menegaskan pemerintah telah menginstruksikan RSPAD Jakarta, Komando Garnisun Tetap I/Jakarta, serta Kementerian Sekretariat Negara untuk memberikan perhatian terbaik, termasuk dalam proses pemulasaraan hingga pemakaman dengan upacara militer.

“Saya sudah minta RSPAD, Garnisun, Setneg, untuk memberikan atensi terbaik,” ujarnya.

Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno (usia muda). Foto: Ist

Jejak Panjang Pengabdian

Try Sutrisno lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 15 November 1935. Sejak usia 13 tahun, ia telah terlibat dalam perjuangan kemerdekaan dengan bergabung dalam Batalyon Poncowati dan bertugas sebagai kurir di markas tentara di Purwosari, Kediri.

Ia menjalankan misi pencarian informasi di wilayah pendudukan Belanda serta membantu pengadaan obat-obatan untuk Angkatan Darat.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah pada 1956, Try melanjutkan pendidikan militer di Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD) Bandung dan lulus pada 1959 dengan pangkat Letnan Dua Zeni.