Kegiatan berjalan tertib dan lancar, serta mendapat respons positif dari peserta, khususnya pelaku usaha rental dan pengemudi ojek daring yang berperan langsung dalam lalu lintas harian di kawasan wisata.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Labuan Bajo dapat ditekan secara signifikan, sekaligus menciptakan suasana aman dan nyaman bagi warga lokal maupun wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Ke depan, sinergi lintas sektor antara kepolisian, Dishub, Imigrasi, Jasa Raharja, pelaku usaha, dan masyarakat luas menjadi kunci utama dalam membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di destinasi super prioritas ini.**