“Kita perlu solusi bersama agar masyarakat tidak terjerat sistem pinjaman yang memberatkan. Harus ada alternatif pembiayaan yang lebih aman dan berpihak pada rakyat kecil,” ujarnya.
Sardi menambahkan, keberadaan kelompok usaha yang terorganisir akan mempermudah akses pemerintah maupun pembeli terhadap hasil produksi masyarakat. Hal ini diyakini mampu memperlancar distribusi sekaligus menjamin kepastian pasar.
Pendekatan berbasis kelompok juga dinilai menjadi strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat di tengah pertumbuhan sektor pariwisata di Manggarai Barat.
Melalui reses ini, Sardi berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan konkret yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.**






Tinggalkan Balasan