“Koperasi Bangkit Bersama harus menjadi sarana pembelajaran ekonomi yang sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi seluruh warga madrasah,” ujar Masrum.
Ia juga menambahkan bahwa dalam satu tahun terakhir, koperasi telah memberikan dampak nyata bagi lembaga pendidikan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran secara nasional.
Seluruh anggota koperasi, baik guru, pegawai, siswa, termasuk orang tua siswa, telah mendapatkan fasilitas pinjaman untuk kebutuhan penguatan ekonomi dan pengembangan kewirausahaan, sekaligus membantu operasional madrasah.
Lebih lanjut, kehadiran koperasi ini menjadi bagian integral dari program madrasah dalam penguatan kompetensi kewirausahaan, khususnya di bidang ekonomi dan kesejahteraan anggota.
Melalui koperasi, peserta didik tidak hanya belajar teori ekonomi di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam pengelolaan usaha, tanggung jawab keuangan, serta nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas.
Hal ini sejalan dengan upaya MAN 2 Manggarai dalam membentuk karakter peserta didik yang mandiri, berjiwa wirausaha, dan berdaya saing di masa depan.





Tinggalkan Balasan