Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Manggarai Barat masih menghadapi sejumlah hambatan krusial dalam pengungkapan kasus, antaranya minimnya saksi mata, sehingga belum ada keterangan yang secara pasti mengarah pada identitas pelaku.
Kemudian, kekurangan bukti medis, karena belum terdapat temuan yang mengaitkan luka korban secara langsung dengan penggunaan senapan angin.
“Hingga saat ini, barang bukti yang diamankan berupa baju yang digunakan korban saat kejadian. Untuk terlapor masih dalam proses penyelidikan,” jelas Kasat Reskrim.
Guna memperjelas konstruksi hukum perkara, Satreskrim Polres Manggarai Barat telah menyiapkan langkah lanjutan yang komprehensif.
Selain pemeriksaan saksi tambahan dari pihak pelapor, penyidik juga akan meminta hasil visum lengkap secara resmi dari rumah sakit.
“Kami berencana melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli, dalam hal ini dokter yang menerbitkan hasil visum, untuk mendapatkan penjelasan medis yang lebih akurat mengenai penyebab luka korban,” ujar AKP Lufthi.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan