PGWI mendorong promosi wisata berbasis pendidikan yang menonjolkan keunikan bentang alam serta pelestarian lingkungan.
“Kami menemukan potensi luar biasa dari dua lokasi yang telah kami kunjungi ini, dan kami mendorong agar setiap pengunjung mendapatkan pengalaman wisata yang edukatif dan berkesan, sekaligus menjaga kelestarian kawasan geowisata,” katanya.
Lebih lanjut, dalam audiensi tersebut juga dibicarakan terkait kolaborasi pengembangan geowisata hingga peningkatan kapasitas internal pemandu geowisata di Labuan Bajo.
Plt Direktur Utama BPOLBF Andhy M T Marpaung menyambut baik kehadiran pengurus PGWI DPW Labuan Bajo yang memiliki komitmen membangun kemitraan, guna meningkatkan promosi geowisata di Labuan Bajo, Flores hingga peningkatan kapasitas pemandu geowisata.
Pengembangan geowisata di kawasan Pulau Flores telah dilakukan BPOLBF di wilayah tugas yang berkolaborasi dengan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada 2022 lalu.
Pengembangan geowisata di Labuan Bajo dinilai tidak hanya menjadi wisata minat khusus yang memiliki potensi, akan tetapi merupakan diversifikasi produk wisata, selain wisata bahari yang telah menjadi ikon pariwisata Labuan Bajo.





Tinggalkan Balasan