LABUANBAJOVOICE.COM — Proses pendaftaran Bakal Calon Anggota Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPC HPI) Kabupaten Manggarai Barat terus menunjukkan geliat positif.

Memasuki hari kedua pendaftaran, antusiasme para pramuwisata profesional semakin menguat dengan jumlah pendaftar yang hampir menyamai hari pertama.

Ketua DPC HPI Manggarai Barat, Aloysius Suhartim Karya, mengungkapkan bahwa pada hari kedua tercatat sebanyak 92 orang resmi mendaftarkan diri. Angka tersebut mendekati jumlah pendaftar hari pertama yang mencapai 102 orang.

“Partisipasi ini mencerminkan kesadaran kolektif para pramuwisata akan pentingnya organisasi profesi sebagai wadah peningkatan kualitas dan perlindungan profesi,” ujar Aloysius, Rabu (25/2/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, total bakal calon anggota yang telah menyerahkan persyaratan umum dan dokumen administrasi selama dua hari pendaftaran mencapai 193 orang.

“Dari jumlah tersebut, komposisi gender didominasi laki-laki sebanyak 188 orang, sementara perempuan berjumlah 5 orang,” katanya.

Menurut Aloysius, berdasarkan data panitia, para pendaftar berasal dari enam spesialisasi bahasa, diantaranya bahasa Mandarin ada 5 orang terdiri dari 4 perempuan, 1 laki-laki. Bahasa Prancis terdiri dari 1 orang laki-laki.

“Bahasa Jepang ada 3 orang, 1 perempuan dan 2 laki-laki. Sementara bahasa Spanyol ada 2 orang laki-laki. Dan bahasa Inggris–Indonesia yang paling banyak 182 orang terdiri dari 181 laki-laki, 1 perempuan,” ungkapnya.

Menurut Aloysius, dominasi pendaftar dengan spesialisasi Bahasa Inggris–Indonesia masih mencerminkan kebutuhan utama pasar pariwisata Manggarai Barat saat ini, namun keberagaman bahasa asing lain menjadi sinyal positif bagi kesiapan daerah menghadapi pasar wisata global yang semakin kompetitif.

“Ke depan, kami mendorong peningkatan kompetensi multi-bahasa agar pramuwisata Manggarai Barat semakin adaptif terhadap segmentasi wisatawan internasional,” tegasnya.

Pendaftaran bakal calon anggota DPC HPI Manggarai Barat masih dibuka hingga Kamis, 26 Februari 2026.

Kesempatan ini menjadi peluang terakhir bagi para pramuwisata profesional untuk bergabung dan berproses bersama dalam memperoleh standar kompetensi yang ideal.

Setelah tahapan pengumpulan dan verifikasi dokumen administrasi, seluruh bakal calon akan mengikuti tahap wawancara yang dilakukan oleh tim independen internal DPC.

Wawancara ini bertujuan untuk memperoleh asesmen awal terhadap kompetensi calon anggota, mencakup aspek skill (keterampilan), knowledge (pengetahuan), dan attitude (sikap profesional).

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota HPI tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan profesionalisme sebagai wajah pariwisata daerah,” kata Aloysius menegaskan.

Proses seleksi ini menjadi bagian dari komitmen DPC HPI Manggarai Barat dalam menyiapkan sumber daya manusia pramuwisata yang berkualitas, profesional, dan siap berkontribusi aktif dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan, baik untuk kebutuhan saat ini maupun tantangan masa depan.**