LABUANBAJOVOICE.COM – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero telah tiga kali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui jalur distribusi yang melibatkan Cabang Labuan Bajo.

Pengiriman terbaru ditandai dengan penyerahan lima kontainer bantuan di Terminal Multipurpose Wae Kelambu, Pelabuhan Labuan Bajo, Sabtu (10/10/2026).

Direktur SDM dan Umum PT PELNI (Persero), Heri Purnomo, menjelaskan bahwa pengiriman sebelumnya telah dilakukan pada Agustus 2026.

Bantuan tersebut dihimpun dari berbagai pihak, termasuk dari Jakarta dan Makassar, kemudian diangkut melalui kapal PELNI.

“Sudah tiga kali. Yang pertama itu kalau nggak salah bulan Agustus ya. Pertama dan kedua sudah bulan Agustus waktu itu sudah ada datang,” kata Heri.

Ia menyebutkan, dua pengiriman sebelumnya yang melalui Labuan Bajo masing-masing membawa sekitar satu ton bantuan. Dengan demikian, total bantuan dari dua pengiriman terdahulu melalui jalur tersebut diperkirakan mencapai dua ton.

Adapun pengiriman terbaru terdiri atas lima kontainer. Heri menyebut kapasitas muatan rata-rata setiap kontainer sekitar 20 ton, tetapi berat bersih keseluruhan bantuan dalam pengiriman terbaru belum dipastikan dalam keterangan tersebut.

PELNI juga menyalurkan bantuan melalui Maumere sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat yang terdampak gempa di wilayah Flores.

Bantuan yang dihimpun dari masyarakat tersebut berupa kebutuhan sehari-hari, antara lain sembako, beras, air mineral, perlengkapan rumah tangga, dan kebutuhan lainnya.

Heri menjelaskan bahwa masyarakat dapat menyerahkan bantuan melalui kantor cabang PELNI.

Selanjutnya, perusahaan mengangkut bantuan menuju pelabuhan terdekat dengan wilayah bencana tanpa memungut biaya pengiriman.

“Ini kan bentuk kepedulian masyarakat Indonesia terhadap korban gempa di NTT,” ujarnya.

Menurut Heri, PELNI tidak bekerja sendiri dalam menyalurkan bantuan. Distribusi lanjutan akan melibatkan TNI AL, TNI AD, Pelindo, BPBD Manggarai Barat, dan instansi terkait lainnya.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk mendukung pengiriman bantuan dari pelabuhan menuju lokasi terdampak, termasuk wilayah yang membutuhkan sarana transportasi tambahan.

Bantuan terbaru direncanakan menjangkau Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo.

Penentuan lokasi penyaluran akan dikoordinasikan dengan pihak terkait berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Heri berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana.

Ia juga berharap pemerintah mempercepat pemulihan wilayah melalui rehabilitasi infrastruktur transportasi dan perumahan.

“Kami sangat berharap bahwa seluruh bantuan-bantuan berupa barang-barang ini dapat diterima oleh masyarakat yang terkena dampak, sehingga membantu meringankan beban mereka,” katanya.

Penyerahan bantuan di Labuan Bajo dihadiri Kepala Cabang PT PELNI Labuan Bajo, Fanny Puspita, Kepala BPBD Manggarai Barat, Oktavianus Andi Bona, serta perwakilan Pelindo, Kodim 1630/Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, dan KSOP Kelas III Labuan Bajo.

Melalui pengiriman laut dan koordinasi lintas instansi, bantuan kemanusiaan diharapkan dapat menjangkau masyarakat terdampak secara lebih luas.**