LABUANBAJOVOICE.COM – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero Cabang Labuan Bajo menyerahkan lima kontainer bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (10/10/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Terminal Multipurpose Wae Kelambu, Pelabuhan Labuan Bajo. Kegiatan tersebut dihadiri Direktur SDM dan Umum PT PELNI (Persero), Heri Purnomo, yang didampingi Kepala Cabang PT PELNI Labuan Bajo, Fanny Puspita.

Turut hadir Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat, Oktavianus Andi Bona, perwakilan Pelindo, Kodim 1630/Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, serta pejabat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo.

Heri Purnomo menjelaskan, bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga yang dihimpun PELNI dari masyarakat seluruh Indonesia untuk membantu warga terdampak gempa.

“Ini sebenarnya adalah bantuan barang-barang keperluan sehari-hari. Ada sembako, ada keperluan rumah tangga, air mineral, beras, dan sebagainya untuk korban gempa di NTT,” kata Heri.

Ia menerangkan, masyarakat dapat menyerahkan bantuan melalui kantor-kantor cabang PELNI. Selanjutnya, PELNI mengangkut bantuan tersebut menuju pelabuhan terdekat dari wilayah terdampak tanpa memungut biaya pengiriman.

Untuk pengiriman bantuan kali ini, PELNI menyiapkan lima kontainer. Berdasarkan penjelasan Heri, setiap kontainer memiliki kapasitas muatan rata-rata sekitar 20 ton, meskipun jumlah tersebut merupakan kapasitas atau perkiraan muatan, bukan berat bersih bantuan yang telah dipastikan.

Heri mengatakan, bantuan direncanakan langsung didistribusikan pada hari penyerahan. Penyalurannya akan melibatkan sejumlah instansi, termasuk TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, Pelindo, BPBD, dan KSOP Labuan Bajo.

Menurutnya, keterlibatan personel TNI diperlukan karena memiliki sarana dan prasarana untuk menjangkau daerah-daerah terdampak yang mungkin sulit dilayani dengan fasilitas pemerintah daerah yang terbatas.

“Jadi semuanya ini murni bantuan, gratis biayanya,” ujarnya.

Bantuan tersebut direncanakan menjangkau sejumlah wilayah di Flores, antara lain Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, hingga Nagekeo.

Distribusi akan menyesuaikan kebutuhan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Moda pengangkutan yang disiapkan mencakup kapal perintis dan kendaraan angkutan darat.

Pelabuhan Reo menjadi salah satu titik yang disebut dalam rencana distribusi bantuan menuju kawasan pesisir utara Flores.

Heri berharap seluruh bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan dan membantu meringankan beban warga setelah bencana.

“Kami sangat berharap bahwa seluruh bantuan-bantuan berupa barang-barang ini dapat diterima oleh masyarakat yang terkena dampak, sehingga membantu meringankan beban mereka,” katanya.

Selain bantuan darurat, ia berharap pemerintah segera merealisasikan program rehabilitasi wilayah terdampak, terutama untuk sarana transportasi dan perumahan masyarakat.

Penyerahan lima kontainer ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak gempa di Flores.**