Setelah tiba di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan salat Isya berjemaah, makan bersama, istighotsah, pembacaan shalawat, zikir berjemaah, dan doa bersama.

Rangkaian malam tersebut mengusung tema “Mujahadah Kemanusiaan untuk Palestina” sebagai bentuk refleksi kemanusiaan melalui doa dan kegiatan keagamaan. Tema ini diangkat secara serentak seluruh Indonesia oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Sementara itu, pada Kamis, 22 Oktober 2026, kegiatan puncak akan diawali dengan upacara Hari Santri Nasional. Agenda berikutnya meliputi atraksi seni dan sosialisasi sejumlah materi yang berkaitan bahaya Narkotika, psikotropika dan zat adiptif lainnya (NAPZA], dan perkuat generasi santri untuk Indonesia Emas 2045.

Ketua PCNU Manggarai Barat menjelaskan, pihaknya juga berkoordinasi mengenai kebutuhan teknis pelaksanaan, termasuk perlengkapan upacara, sistem suara, tenda, konsumsi, dan pembagian tugas panitia.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan melibatkan sekolah-sekolah di sekitar lokasi serta perwakilan sekolah dari wilayah lain di Manggarai Barat.