Seluruh pembangunan dilaksanakan berdasarkan kajian AMDAL, RKL–RPL, dan mekanisme Design Committee yang melibatkan unsur pemerintah dan akademisi.

PGS. General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, menegaskan bahwa seluruh standar pengembangan kawasan mengacu pada prinsip tata kelola yang baik, keberlanjutan lingkungan, serta kepatuhan terhadap regulasi.

“ITDC sebagai pengembang dan pengelola kawasan siap untuk terus berkolaborasi secara terbuka dan konstruktif bersama seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat, guna memastikan pengembangan KEK Mandalika berjalan secara terintegrasi, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ujar Agus.

Dalam aspek teknis, ITDC telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I untuk percepatan normalisasi aliran air dan pembersihan sedimen menggunakan alat berat.

Inspeksi lapangan serta evaluasi kapasitas drainase eksisting juga dilakukan sebagai bagian dari penguatan sistem pengendalian banjir.