Fokus utama mencakup integrasi pengelolaan daerah tangkapan air, penataan sistem tata air kawasan, serta pengendalian perubahan kontur lahan yang berpotensi meningkatkan risiko banjir.

Selain penguatan infrastruktur fisik, Pemprov NTB menilai keseimbangan lingkungan jangka panjang menjadi kunci utama.

Perlindungan kawasan hulu dan penataan alur air yang jelas dipandang strategis untuk meminimalkan risiko banjir di masa mendatang sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan pariwisata unggulan daerah.

Kepada masyarakat dan wisatawan, Pemprov NTB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan akibat cuaca ekstrem tersebut.

Pemerintah menegaskan bahwa meskipun faktor alam tidak dapat dihindari, penguatan langkah antisipatif secara menyeluruh tetap menjadi prioritas bersama.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengembang dan pengelola The Mandalika memastikan bahwa kawasan telah dilengkapi sistem mitigasi hidrometeorologi.

Sistem tersebut meliputi drainase terintegrasi, kolam retensi, konsep eco-drainage, serta SOP tanggap darurat banjir.