Destinasi daratan yang mulai diminati antara lain desa wisata, wisata budaya, kuliner lokal, serta aktivitas berbasis alam di wilayah Flores.

“Namun demikian, dalam beberapa tahun terakhir terdapat peningkatan minat terhadap wisata daratan, seperti kunjungan ke desa wisata, wisata budaya, kuliner lokal, serta aktivitas berbasis alam di daratan Flores,” jelasnya.

BPOLBF menilai tren ini sebagai peluang strategis untuk mendorong diversifikasi produk wisata di Labuan Bajo dan Flores secara umum.

Integrasi antara wisata bahari dan daratan dinilai penting untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih lengkap.

Pendekatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan (length of stay), sekaligus memperbesar dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Dengan memperkuat konektivitas antar destinasi serta meningkatkan kualitas atraksi daratan, Labuan Bajo berpotensi tidak hanya dikenal sebagai destinasi bahari kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat wisata terpadu berbasis alam, budaya, dan komunitas.**