LABUANBAJOVOICE.COM – Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E., meninjau langsung proses evakuasi korban tenggelam di objek wisata Tiwu Pai, Desa To’e, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (19/01/2026).

Korban ditemukan sekitar tujuh kilometer dari lokasi awal dilaporkan tenggelam. Jenazah korban ditemukan berada di atas sebuah batu di pinggir sungai, tepatnya di bantaran Sungai Kalo.

Sebelum korban ditemukan, Bupati Edistasius Endi terlebih dahulu mendatangi lokasi kejadian untuk bertemu keluarga korban serta menyaksikan langsung proses pencarian yang terus dilakukan oleh keluarga korban bersama warga sekitar.

Kehadiran Bupati di lokasi tidak hanya sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan empati pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa salah satu warganya.

Bupati hadir memberikan penguatan moril kepada keluarga korban, sekaligus menyerahkan bantuan sosial untuk mendukung proses pencarian yang dilakukan secara mandiri oleh keluarga dan masyarakat sekitar.

Korban akhirnya ditemukan pada Senin (19/01/2026) siang di bantaran Sungai Kalo. Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Vinsen Jemadu (63) yang sedang menyisir aliran Sungai Kalo bersama kedua anaknya.

Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian digotong oleh warga setempat untuk dibawa menuju mobil ambulans yang telah disiagakan di lokasi.

Suasana haru dan pilu menyelimuti proses evakuasi. Ayah korban yang ikut langsung dalam proses evakuasi menangis histeris saat melihat jasad sang buah hati digotong warga.

Ayah korban terlihat terus meronta-ronta menahan kesedihan mendalam. Amarah dan kesedihannya kemudian ditenangkan langsung oleh Bupati Edistasius Endi, yang membopong ayah korban menuju mobil dinas bupati untuk bersama-sama mengantar jenazah korban mengikuti prosesi adat di rumah adat Desa To’e.

Momen tersebut menjadi gambaran nyata kehadiran pemimpin daerah di tengah duka warganya, tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara kemanusiaan.

Dalam prosesi adat yang berlangsung di rumah adat (gendang) To’e, Senin (19/01/2026) sore, Bupati Edistasius Endi menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.

Bupati menyampaikan apresiasi terhadap unsur TNI/Polri, warga Desa To’e serta warga desa sekitar, dan setiap pihak yang dengan caranya masing-masing telah membantu dan mendukung proses pencarian sejak korban pertama kali dilaporkan hilang hingga akhirnya ditemukan.

Ucapan terima kasih tersebut disampaikan secara langsung dalam forum adat, sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai lokal serta solidaritas masyarakat setempat.

Usai menggelar prosesi adat di rumah gendang To’e, keluarga bersama rombongan Bupati Manggarai Barat membawa jasad korban menuju rumah duka di Orong, Kecamatan Welak, untuk selanjutnya dilakukan prosesi pemakaman sesuai adat dan kepercayaan keluarga.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan di kawasan wisata alam, khususnya lokasi-lokasi berisiko seperti sungai dan air terjun.

Ke depan, diperlukan penguatan sistem pengamanan, rambu peringatan, serta edukasi keselamatan kepada pengunjung agar tragedi serupa tidak terulang.**