Ketua atau perwakilan penyelenggara KOPEARAD MABAR, Itho Umar, menegaskan bahwa diskusi tersebut dirancang sebagai ruang pertukaran pandangan yang objektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Melalui forum ini, kami ingin membuka ruang bagi berbagai pandangan untuk disampaikan dan diuji secara objektif. Capaian pemerintah patut diapresiasi apabila didukung fakta, sementara persoalan yang masih dihadapi masyarakat perlu dibahas secara terbuka dan konstruktif. Yang terpenting, diskusi ini harus berorientasi pada kepentingan masyarakat Manggarai Barat,” katanya dalam keterangan, Senin (19/10/2026).
Pernyataan tersebut menempatkan fakta dan kepentingan masyarakat sebagai dasar pembahasan. Dengan pendekatan itu, forum diharapkan tidak semata-mata menjadi ajang perdebatan politik, tetapi juga kesempatan untuk mengidentifikasi persoalan dan merumuskan masukan yang dapat ditindaklanjuti.
Diskusi direncanakan menghadirkan Kanisius Jehabut, politisi Partai Gerindra; Prof. I Nengah Dasi Astawa, akademisi; serta Theresia P. Asmon, tokoh perempuan Manggarai Barat. Silvester Joni akan memandu jalannya kegiatan.





Tinggalkan Balasan