Deddy mengungkapkan, berdasarkan pemberitahuan Notices to Mariners yang diterbitkan oleh KSOP pada Jum’at, 26 Desember 2025, secara jelas telah disampaikan peringatan potensi cuaca ekstrem di perairan Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.

Pemberitahuan tersebut mengacu pada prakiraan cuaca dan peringatan dini BMKG periode 26 Desember 2025 hingga 01 Januari 2026, yang menyebutkan adanya potensi gelombang tinggi, arus kuat, dan angin kencang, serta imbauan untuk menghindari perairan berisiko tinggi dan memantau kondisi cuaca melalui laman resmi BMKG.

Menurut Deddy, tragedi yang menimpa satu keluarga WNA asal Spanyol, termasuk Martin Carreras Fernando, pelatih sepak bola Valencia FC Femenino B (Putri), menunjukkan lemahnya standar prosedural pengawasan pelayaran oleh KSOP.

“Baik SDM ABK kapal, kapten dan kru kapal, termasuk kondisi kapal yang tidak di periksa dengan baik. Oleh karena tidak memiliki standar prosedural yang memadai, maka timbul kelalaian yang berakibat pada bencana dan korban jiwa,” ujarnya.