“Semenjak saya mempelajari hadis ini, lalu kemudian dalam perjalanan saya terkena sebuah ujian, maka hadis inilah yang menjadi pegangan saya, Pak Sek (Fabianus Galgani). Ya kan, saya merasa oh ini adalah ujian dinamika dalam kehidupan. Ya, kalaupun sekarang saya diuji seperti ini, saya terima,” ujar Radit.
Ia menilai pengalaman tersebut sebagai proses pembelajaran agar dirinya lebih matang dalam menjalankan amanah sebagai kepala desa.
Menurutnya, jabatan yang diembannya bukan semata-mata didorong ambisi pribadi, melainkan juga dukungan masyarakat.
Radit berharap Desa Golo Bilas dapat berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga meminta seluruh perangkat desa untuk mengesampingkan perbedaan dan memperkuat kerja sama dalam menjalankan pemerintahan serta pelayanan publik.
“Dan juga saya berharap kepada seluruh staf yang ada di Desa Golo Bilas untuk kita sama-sama bekerja sama, sama-sama kerja untuk memajukan desa kita yang tercinta ini,” ujarnya.





Tinggalkan Balasan