“Kami telah mengamankan barang bukti berupa satu unit truk Hino Fuso dan mencatat identitas para saksi di lokasi kejadian. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 1 juta, namun nyawa yang hilang tentu tidak ternilai harganya,” ungkap IPDA Bayu.

Ia menegaskan, kecelakaan ini menjadi peringatan serius bagi seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk memastikan kelaikan kendaraan sebelum melintasi jalur ekstrem Trans Flores, terutama pada musim penghujan.

“Kondisi geografis di Manggarai Barat menuntut kewaspadaan tinggi karena medannya yang cukup menantang. Oleh karena itu, faktor keselamatan harus menjadi prioritas, terutama melalui pengecekan rutin terhadap kelaikan kendaraan,” ujarnya.

Jenazah korban telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Desa Bela, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, pada malam kejadian untuk disemayamkan pihak keluarga.

“Tadi malam, korban meninggal dunia telah diberangkatkan ke kampung halaman untuk proses pemakaman. Adapun dua korban selamat saat ini masih dalam kondisi trauma dan memilih untuk pulang ke daerah asal mereka,” sebut perwira polisi tersebut.**