Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menegaskan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada aspek infrastruktur semata.

“Penanganan bencana tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pemulihan sosial dan psikologis masyarakat. Dukungan ini kami berikan sebagai bagian dari komitmen ITDC untuk memastikan masyarakat di sekitar kawasan dapat kembali pulih dan beraktivitas dengan normal,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak, ITDC menggelar kegiatan Trauma Healing Pascabencana Banjir di Mandalika Child Learning Center (MCLC) bekerja sama dengan Yayasan Gugah Nurani Indonesia, Sabtu (28/2).

Anak-anak diajak mengikuti sesi musik dan dongeng interaktif untuk membantu memulihkan kondisi emosional mereka pascabanjir.

Selain itu, ITDC juga menyalurkan 58 paket alat sekolah bagi anak-anak terdampak sebagai dukungan pemulihan aktivitas belajar. Dukungan konsumsi berbuka puasa bagi peserta kegiatan turut diberikan oleh Pullman Lombok Mandalika.

Ke depan, ITDC bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus melakukan pemantauan berkelanjutan, pemulihan kawasan secara bertahap, serta penguatan mitigasi bencana.