Efek berganda dari event internasional juga terlihat dari meningkatnya tingkat hunian akomodasi, geliat pelaku UMKM, serta tumbuhnya sektor jasa di sekitar kawasan Mandalika.

ITDC juga menekankan bahwa diferensiasi Mandalika terletak pada kemampuannya memadukan olahraga kelas dunia dengan kekayaan budaya lokal.

Konsep ini menjadi nilai tambah yang memperkuat daya tarik Mandalika dibandingkan destinasi lain di tingkat global.

Pada penyelenggaraan 2026, konsep opening ceremony akan dikembangkan lebih modern dan imersif dengan melibatkan ratusan talenta seni dari berbagai daerah di Indonesia.

Ke depan, ITDC memastikan akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik nasional maupun internasional, guna memastikan keberlanjutan pengembangan kawasan.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pariwisata berkualitas yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi ekonomi daerah.

“Dengan pendekatan yang terintegrasi, kami optimistis The Mandalika akan terus tumbuh sebagai destinasi unggulan yang mampu bersaing di tingkat global,” tutupnya.**