Menurutnya, ITDC memastikan kerja sama pemanfaatan lahan dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab, dengan tetap menjaga kepentingan jangka panjang kawasan dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

Pendekatan ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kepercayaan investor asing, karena memberikan kepastian hukum dan arah pengembangan yang jelas.

ITDC menaruh harapan besar agar pengembangan vila premium ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi investor dan kawasan, tetapi juga menghadirkan multiplier effect bagi perekonomian lokal.

Ia berharap, pengembangan villa ini tak hanya memberikan nilai tambah bagi investor dan kawasan, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan ekosistem pariwisata lokal di Nusa Tenggara Barat, sejalan dengan upaya mendorong The Mandalika sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia.

Ke depan, The Mandalika diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan pariwisata berkelanjutan yang mampu menyerap tenaga kerja lokal, meningkatkan kapasitas UMKM, dan memperkuat daya saing NTB di pasar global.