LABUANBAJOVOICE.COM – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo menggelar program Immigration Goes To Campus di Politeknik eLBajo Commodus, Rabu (28/8/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada mahasiswa terkait pentingnya pemahaman keimigrasian di tengah pesatnya perkembangan pariwisata global.

Ali Furqon Moh., Analis Keimigrasian Kantor Imigrasi Labuan Bajo, hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi mengenai dokumen perjalanan, jenis visa, izin tinggal, hingga upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Penyampaian materi berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme mahasiswa yang aktif bertanya serta berdiskusi.

Menurut Ali, pengetahuan keimigrasian tidak hanya sebatas teori, tetapi juga memiliki manfaat praktis, khususnya bagi mahasiswa pariwisata.

“Mahasiswa pariwisata akan sering berinteraksi dengan wisatawan mancanegara, baik dalam pelayanan, kerja sama, maupun pertukaran budaya. Karena itu, pemahaman terkait dokumen perjalanan, visa, dan izin tinggal akan sangat membantu mereka dalam memberikan informasi yang benar serta menghindari potensi permasalahan hukum,” jelasnya.

Ali juga menegaskan pentingnya kesadaran mahasiswa mengenai isu keimigrasian yang berkaitan erat dengan pencegahan TPPO.

“Sejak dini generasi muda perlu disadarkan, agar selain siap bekerja di industri pariwisata, mereka juga mampu menjadi agen pencegahan praktik ilegal yang merugikan bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Imigrasi dalam menanamkan kesadaran hukum di kalangan generasi muda.

“Melalui Immigration Goes To Campus, kami ingin membekali mahasiswa dengan pemahaman keimigrasian agar mampu menghadapi dinamika pariwisata dan hubungan internasional,” ujarnya.

“Kami berharap, mereka dapat menjadi garda depan yang memahami aturan sekaligus mendukung citra positif Labuan Bajo sebagai destinasi wisata dunia,” harap Charles.

Program ini juga menjadi bentuk sinergi antara Kantor Imigrasi dan lembaga pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan global di sektor pariwisata maupun lintas negara.**