LABUANBAJOVOICE.COM – Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Manggarai Barat menyelenggarakan tahapan wawancara terhadap 228 bakal calon anggota. Agenda ini berlangsung selama tiga hari, yakni pada 27–28 Februari serta 2 Maret 2026, sebagai bagian lanjutan dari rangkaian seleksi anggota baru.

Ketua HPI Manggarai Barat, Aloysius Suhartim Karya, menjelaskan bahwa wawancara merupakan tahapan strategis setelah proses verifikasi administrasi yang sebelumnya telah dilakukan selama tiga hari oleh tim verifikator.

“Pelaksanaan wawancara ini merupakan tahapan lanjutan dari proses verifikasi berkas administrasi yang telah dilakukan selama tiga hari sebelumnya. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kualitas dan kompetensi para calon anggota,” ujar Aloysius, Jumat (27/2/2026).

Aloysius menegaskan, program seleksi ini merupakan wujud komitmen DPC HPI Manggarai Barat dalam menghadirkan pramuwisata yang memiliki pengetahuan, keterampilan, serta sikap profesional di bidang kepemanduan wisata.

Menurutnya, proses seleksi dirancang ketat dan terukur agar anggota yang terpilih benar-benar siap menjawab tantangan industri pariwisata.

“Melalui proses seleksi yang ketat dan terukur, kami berharap anggota yang terpilih nantinya mampu menjadi representasi terbaik destinasi pariwisata Manggarai Barat,” katanya.

Ia menambahkan, peran pramuwisata sangat strategis karena menjadi garda terdepan dalam membangun citra daerah, terlebih Manggarai Barat telah ditetapkan sebagai kawasan pariwisata super premium dengan Labuan Bajo sebagai ikon utama.

Lebih lanjut, Aloysius menegaskan bahwa profesionalisme, integritas, dan kompetensi merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi pramuwisata yang kuat dan berdaya saing.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi indikator utama dalam proses wawancara, selain pengetahuan kepariwisataan dan etika pelayanan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pramuwisata yang tergabung di HPI benar-benar memiliki kualitas, integritas, dan sikap profesional. Ini bukan hanya soal organisasi, tetapi juga tentang menjaga nama baik daerah dan masa depan pariwisata Manggarai Barat,” tegas Aloysius.

Sebelumnya, HPI Manggarai Barat telah membuka pendaftaran calon anggota pada 24–26 Februari 2026 yang dipusatkan di kantor sekretariat HPI Manggarai Barat.

Rangkaian seleksi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang organisasi untuk menyiapkan sumber daya manusia pariwisata yang adaptif, kompeten, dan siap mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Ke depan, HPI Manggarai Barat menargetkan terbentuknya pramuwisata yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu menjadi duta pariwisata daerah yang profesional, beretika, dan berwawasan global.**