Kronologi kejadian berdasarkan informasi yang diterima Pusat Komunikasi Kantor SAR Maumere, peristiwa tragis ini bermula pada Minggu (11/1/2026) pukul 08.00 Wita, saat korban bersama 11 orang rekannya berangkat menuju Air Terjun Tiwu Pai untuk berlibur.
Setibanya di lokasi wisata, korban dan teman-temannya sempat berenang di sekitar area air terjun.
“Namun pada pukul 09.30 Wita korban melompat ke dalam air terjun Tiwu dan tenggelam,” terang Fathur.
Diduga kuat, korban terseret arus deras sesaat setelah melompat dan tidak lagi terlihat oleh rekan-rekannya.
Sejak hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan menghadapi kondisi medan yang berat, antara lain air sungai keruh, arus deras, debit air meningkat, dan bebatuan licin.
Kondisi tersebut menyulitkan proses penyisiran sungai dan area sekitar air terjun, sehingga pencarian belum membuahkan hasil.
Operasi pencarian melibatkan unsur Tim SAR Gabungan, yakni Pos SAR Manggarai Barat, Direktorat Polairud Polda NTT, Pos TNI AL Reo, Polsek Reo, Koramil 1612/02 Reo, BPBD Kabupaten Manggarai, aparat Desa, dan masyarakat setempat.






Tinggalkan Balasan