Penyelaman menjadi bagian penting dalam operasi tersebut karena korban diduga masih berada di dalam bangkai kapal. Namun, kondisi kapal, visibilitas bawah laut, dan karakteristik arus di sekitar lokasi menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam pelaksanaan pencarian.
Korban Diduga Terjebak di Toilet Kapal
Menurut keterangan kepolisian, ketika kapal mendadak terbalik ke sisi kiri akibat pusaran arus, VBJ diduga berada di toilet sebelah kiri kapal dengan pintu terkunci dari dalam.
“Saat kapal mendadak terbalik ke sisi kiri akibat terhempas pusaran arus, korban berada di toilet dalam posisi pintu terkunci dari dalam. Korban tidak sempat keluar dan diduga kuat ikut tenggelam bersama lambung kapal. Karena itu penyelaman ke bangkai kapal menjadi prioritas,” jelas IPTU Leonardo.
Dugaan tersebut menjadi salah satu fokus pencarian. Tim penyelam perlu memeriksa kondisi bangkai kapal untuk memastikan lokasi korban, dengan tetap memperhatikan keselamatan personel yang bekerja di bawah air.
Hingga informasi operasi hari pertama disampaikan, VBJ masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan berencana melanjutkan penyisiran dengan memperluas radius pencarian berdasarkan arah pergerakan arus laut.





Tinggalkan Balasan