LABUANBAJOVOICE.COM — Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Manggarai Barat sejak akhir tahun 2025 hingga awal 2026.

Kondisi cuaca yang tidak menentu ini berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, dengan tiga rumah warga di Kecamatan Komodo dan Kecamatan Mbeliling dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari rusak sedang hingga rusak parah.

Peristiwa bencana alam tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat.

Secara gotong royong, jajaran Forkopimda turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi terdampak sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga korban yang rumahnya rusak akibat diterpa angin kencang.

Kegiatan peninjauan dan penyerahan bantuan tersebut melibatkan langsung Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Wakil Bupati dr. Yulianus Weng, Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Yoanes Kardinto, Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang.