LABUANBAJOVOICE.COM – Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menegaskan bahwa pembangunan ritel modern Indomaret tidak diperbolehkan berdiri di kampung-kampung.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar tetap memiliki ruang hidup dan berkembang secara berkelanjutan.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Endi saat menghadiri acara penyerahan bantuan alat kesehatan dan bantuan renovasi bangunan Puskesmas Batu Cermin melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kegiatan itu berlangsung di Puskesmas Batu Cermin, Rabu (14/01/2026).
“Yang kami tekankan tidak boleh dikampung kampung (pembangunan Indomaret), kalau disekitar kota Labuan Bajo, Ayo silahkan,” tegas Bupati Endi.
Menurutnya, wilayah kampung harus menjadi ruang ekonomi bagi masyarakat lokal, khususnya para pelaku UMKM.
Pemerintah daerah, kata dia, berkewajiban memastikan agar pertumbuhan investasi tidak justru mematikan usaha rakyat kecil.
Lebih lanjut, Bupati Manggarai Barat menegaskan bahwa keberadaan ritel modern di kawasan kampung berpotensi menimbulkan persaingan tidak seimbang dengan kios, warung kecil, dan usaha rakyat.
“Kalau di kampung-kampung itu kita harus memberikan kesempatan kepada para pengusaha UMKM,” ujarnya.
Ia juga mengajak Indomaret untuk tidak hanya berorientasi pada ekspansi bisnis, tetapi turut berkontribusi dalam membangun kapasitas pelaku UMKM lokal.
“Dan kami ajak Indomaret harus ambil bagian bagaimana membimbing dan memberikan edukasi kepada para pengusaha UMKM,” lanjut Bupati Endi.
Bupati Endi menilai, jika ritel besar seperti Indomaret harus bersaing langsung dengan UMKM di kampung, maka akan tercipta kesenjangan ekonomi yang tajam. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan iklim investasi di daerah.
“Dengan demikian tidak terjadi gap atau gini ratio antara sekelompok masyarakat dan mayoritas itu gapnya sangat tinggi, karena jika gap-nya tinggi maka stabilitas tidak bisa terkendali, jika demikian maka orang tidak punya kenyamanan untuk berinvestasi,” jelasnya.
Oleh karena itu, pemerintah daerah memilih kebijakan penataan lokasi ritel modern sebagai langkah preventif untuk menjaga keseimbangan ekonomi dan sosial.
Meski demikian, Bupati Endi tetap mengakui kontribusi sektor usaha, termasuk Indomaret, dalam menurunkan angka pengangguran terbuka di Manggarai Barat.
“Kehadiran teman-teman Indomaret untuk pemerintah itu sudah mengambil bagian meringankan beban terkait bagaimana menurunkan yang namanya pengangguran terbuka,” kata Endi.
Ia memaparkan, berdasarkan data statistik tahun 2025, target pemerintah daerah bersama Wakil Bupati untuk menekan angka pengangguran terbuka di level 3,8 persen, namun realisasi justru lebih baik, yakni 3,2 persen.
“Saya kira teman teman Indomaret juga ambil bagian terkait hal ini,” pintanya.
Selain pengangguran, Bupati Endi juga menyampaikan capaian positif pada indikator makro ekonomi lainnya. Angka kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat pada tahun 2025 mengalami penurunan dari target yang ditetapkan.
Ia merinci, target angka kemiskinan berada di 16,7 persen, sementara realisasinya mencapai 16,01 persen, meski masih berada di atas target nasional.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan tren menggembirakan.
“Terus angka pertumbuhan ekonomi kita, target kita di tahun 2025, pertumbuhan ekonomi di 4,9 sedangkan target nasional itu 8 persen,” jelasnya.
Namun, pada triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Manggarai Barat tercatat mencapai 7,92 persen.
“Artinya sektor usaha memberikan kontribusi yang signifikan atas berbagai indikator,” tegas Bupati Endi.
Bupati menegaskan, kehadiran ritel modern seperti Indomaret di Kabupaten Manggarai Barat harus memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat, tidak hanya melalui penciptaan lapangan kerja, tetapi juga dengan mendukung dan memperkuat UMKM lokal.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mengawal kebijakan pembangunan agar tetap berpihak pada ekonomi kerakyatan sekaligus menjaga iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.**

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan