LABUANBAJOVOICE.COM – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mendampingi Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) dan Yayasan Kasih Bangsa menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (14/10/2026).
Bantuan berupa 266 karung beras dengan berat masing-masing 5 kilogram atau total 1,33 ton tersebut disalurkan kepada warga di Desa Suka Ngkiong, Kecamatan Kuwus, dan Desa Tentang, Kecamatan Ndoso.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor Bupati Manggarai Barat, Labuan Bajo. Bantuan diterima langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Manggarai Barat, Pius Baut, sebelum didistribusikan ke dua desa tujuan dengan pendampingan tim BPOLBF.
Wakil Sekretaris Jenderal FOKBI, Hendri Karnoza, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.
Menurut Hendri, inisiatif kemanusiaan itu berawal dari keinginan untuk membantu warga melalui penggalangan donasi yang dilakukan di Jakarta.
“Bagi kami, yang paling utama bukanlah besar kecilnya nominal bantuan, melainkan empati dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Kami ingin hadir dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri,” ujar Hendri.
Ia menjelaskan, penggalangan donasi tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Pariwisata Sedunia pada 27 September 2026.
Kegiatan itu melibatkan Kementerian Pariwisata, Yayasan Korpri, Ikatan Keluarga NTT di Jakarta, serta jaringan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FOKBI di berbagai daerah yang berpartisipasi secara langsung maupun daring.
Hendri berharap aksi kemanusiaan tersebut dapat mendorong organisasi olahraga masyarakat lainnya untuk turut berkontribusi membantu warga terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia.
“Kami berharap langkah kecil ini dapat menggerakkan lebih banyak organisasi untuk melakukan hal serupa. Semangat kebersamaan dan kepedulian perlu terus dibangun agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, mengapresiasi inisiatif FOKBI yang telah menggalang dan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa Flores.
Menurut Andhy, kolaborasi lintas organisasi menjadi salah satu bentuk solidaritas yang penting dalam mendukung masyarakat menghadapi situasi bencana.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat sehingga bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Andhy.
“Semangat gotong royong dan kepedulian bersama menjadi hal penting dalam mendukung masyarakat untuk bangkit dan pulih,” tambah Andhy.
Pendampingan yang dilakukan BPOLBF dalam penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam merespons kebutuhan warga terdampak bencana.
Penyaluran bantuan beras tersebut juga menjadi wujud solidaritas sosial bagi masyarakat di wilayah terdampak. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan warga, kolaborasi semacam ini diharapkan dapat mendorong partisipasi lebih luas dari berbagai pihak dalam mendukung proses pemulihan pascabencana.**





Tinggalkan Balasan