Bupati Endi menjelaskan, truk yang diterima memiliki fasilitas pendingin udara atau AC di bagian dalam kendaraan.

Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi salah satu keunggulan kendaraan yang dapat menunjang kebutuhan pengangkutan logistik.

“Luar biasanya kendaraan ini, walaupun truk tapi di dalamnya lengkap dengan AC. Ternyata bukan hanya manusia yang butuh AC, barang-barang yang dimuat juga dapat rasa dinginnya,” canda Bupati.

Kendaraan roda enam itu diharapkan membantu proses distribusi logistik, terutama ketika pemerintah harus mengangkut bantuan dalam jumlah besar menuju lokasi terdampak bencana.

Sementara itu, dua unit sepeda motor dapat menunjang mobilitas operasional petugas dalam menjangkau wilayah yang membutuhkan penanganan cepat.

Namun, efektivitas bantuan tersebut nantinya juga ditentukan oleh pengelolaan kendaraan, kesiapan personel, ketersediaan bahan bakar, serta perencanaan distribusi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Bupati Endi menyebut bantuan kendaraan tersebut berkaitan dengan penilaian positif pemerintah pusat terhadap kinerja penanganan bencana di Manggarai Barat, termasuk pendataan dan verifikasi korban gempa pada 15 Agustus 2026.