Melalui siaran pers yang sama, BMKG menyampaikan empat poin penting untuk masyarakat dan pemerintah daerah:
Pertama; Masyarakat dihimbau agar tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Cuaca Ekstrem dan dampak Bencana Hidrometeorologi.
Kedua; Daerah bertopografi curam, bergunung, atau bertebing diminta waspada potensi tanah longsor dan banjir bandang, terutama saat terjadi hujan sedang hingga sangat lebat dengan durasi panjang.
Ketiga; Waspada potensi banjir lahar hujan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur.
Keempat; Karena cuaca sangat dinamis, masyarakat dan pemerintah daerah diminta terus memantau informasi terbaru BMKG serta melakukan koordinasi aktif dengan BPBD, TNI–Polri, dan pihak terkait lainnya.
BMKG juga menegaskan bahwa layanan informasi cuaca tersedia 24 jam/7 hari melalui Telepon: (0380) 881613, WhatsApp: 0811-3940-4264, Aplikasi Info BMKG (iOS/Android), dan Media sosial @infobmkgeltari.
Pola atmosfer yang berkembang cepat dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa wilayah NTT berada pada kondisi yang sangat sensitif terhadap pembentukan sistem cuaca ekstrem.





Tinggalkan Balasan