Kondisi ini membuat komunikasi dan koordinasi penanganan bencana menjadi sangat terbatas, sekaligus menyulitkan distribusi bantuan dan proses pencarian korban.
Putusnya akses komunikasi dan listrik menjadi tantangan serius dalam penanganan bencana di Lamba Leda. Selain menghambat pelaporan situasi terkini, kondisi ini juga berisiko memperlambat kedatangan bantuan dari luar wilayah.
Dengan intensitas hujan yang masih tinggi dan struktur tanah yang belum stabil, potensi longsor susulan masih mengancam kawasan tersebut.
Pemerintah daerah bersama aparat terkait diharapkan segera melakukan asesmen cepat, membuka jalur evakuasi aman, serta menyalurkan bantuan logistik dan medis bagi para pengungsi.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana lanjutan, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor. Ke depan, diperlukan langkah mitigasi yang lebih sistematis, mulai dari pemetaan zona rawan longsor, penguatan tebing dan drainase, hingga edukasi kebencanaan kepada warga.**

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan