LABUANBAJOVOICE.COM – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Labuan Bajo resmi menempati gedung kantor baru yang berlokasi di Jl Frans Nala, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (20/1/2026.

Peresmian ini menjadi tonggak penting penguatan peran Bea Cukai dalam pelayanan dan pengawasan kepabeanan serta cukai di wilayah Flores dan Lembata.

Kepala KPPBC TMP C Labuan Bajo, Syahrul Alim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya kantor baru tersebut.

“Kehadiran Bapak dan Ibu bukan sekadar memenuhi undangan kami, melainkan bentuk perhatian, kepercayaan, dan kebersamaan yang nilainya sangat berarti bagi kami,” ujar Syahrul Alim.

Ia menegaskan bahwa peresmian gedung kantor ini merupakan penanda semangat baru Bea Cukai Labuan Bajo untuk terus hadir menjaga dan melayani masyarakat dengan kualitas pelayanan dan pengawasan yang semakin baik, khususnya di wilayah Pulau Flores dan Lembata.

Syahrul mengungkapkan bahwa perjalanan menuju hari peresmian bukanlah proses singkat. Awalnya, kantor Bea Cukai berada di Maumere, Kabupaten Sikka, dengan nama Bea Cukai Maumere.

Pada tahun 2021, kantor tersebut dipindahkan ke Labuan Bajo, tepatnya di dekat lapangan parkir Kampung Ujung, Labuan Bajo, seiring meningkatnya kebutuhan layanan dan pengawasan di wilayah pariwisata strategis tersebut.

Selanjutnya, pada tahun 2023, Bea Cukai Labuan Bajo memperoleh hibah tanah dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat sebagai lokasi pembangunan kantor baru.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Manggarai Barat yang telah memberikan hibah tanah dan mendukung penuh pembangunan kantor ini,” ungkap Syahrul.

Pembangunan kantor berlangsung hingga tahun 2025 dan rampung sepenuhnya dengan dukungan berbagai pihak, termasuk akses jalan masuk yang dicor oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

“Jalan akses ini sangat vital, karena tanpa itu, kantor tidak bisa difungsikan secara optimal,” tambahnya.

Syahrul juga menyoroti pentingnya sinergi lintas instansi, khususnya dalam pemberantasan rokok ilegal di Kabupaten Manggarai Barat.

Ia menyampaikan bahwa telah dibentuk Satgas Pemberantasan Rokok Ilegal yang diketuai langsung oleh Bupati Manggarai Barat dan melibatkan Kejaksaan, Polres, TNI, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.

“Kami berharap pembentukan Satgas ini dapat ditiru oleh kabupaten lain, khususnya di wilayah pengawasan Flores dan Lembata,” katanya.

Ia juga berharap dengan keberadaan gedung kantor baru ini, ke depan tipe kantor Bea Cukai Labuan Bajo dapat meningkat, disertai penambahan SDM agar pelaksanaan tugas dan fungsi (tusi) Bea Cukai semakin optimal, tidak hanya dalam pengawasan tetapi juga dalam mendukung perekonomian daerah, UMKM, dan sektor pariwisata.

Dalam kesempatan tersebut, Syahrul turut menyampaikan terima kasih kepada Bupati Manggarai Barat atas hibah tanah dan pembangunan akses jalan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) yang melakukan pendampingan selama proses pembangunan.

Kemudian, Polres Manggarai Barat dan Pangkalan TNI AL, Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT atas arahan kebijakan dan dukungan anggaran serta seluruh pihak yang terlibat dalam tahapan pembangunan hingga gedung dapat difungsikan.

Acara peresmian ditandai dengan seremoni pengguntingan pita oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT bersama Bupati Manggarai Barat, sebagai simbol bahwa kantor baru Bea Cukai Labuan Bajo resmi mulai beroperasi.

“Semoga kebersamaan hari ini menjadi penguat komitmen kita untuk terus meningkatkan sinergi, memperkuat pelayanan dan pengawasan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya Labuan Bajo sebagai etalase pariwisata unggulan Indonesia,” tutup Syahrul.

Dengan hadirnya kantor baru ini, Bea Cukai Labuan Bajo diharapkan semakin profesional, responsif, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat serta dunia usaha di wilayah Nusa Tenggara Timur.**