Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, dalam peringatan Isra Miraj tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi katalisator untuk meningkatkan kualitas spiritual umat.

“Isra Miraj bukan sekadar peristiwa historis, tetapi mengandung pesan spiritual, intelektual, dan sosial yang sangat relevan bagi kehidupan umat manusia sepanjang zaman,” ujar Menag RI, dikutip dari ANTARA News, Jum’at (16/12026).

Menag juga menekankan bahwa Isra Miraj harus dijadikan sebagai momentum untuk menjadikan setiap ruang kehidupan sebagai bagian dari ibadah.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil), menjelaskan bahwa Isra Miraj bukan hanya peristiwa yang memiliki dimensi historis, tetapi juga ujian bagi iman dan nalar manusia.

“Peristiwa Isra Miraj itu mula-mula adalah ujian bagi nalar kita sebagai manusia,” kata Gus Ulil saat mengisi acara peringatan Isra Miraj di Tangerang Selatan, dikutip dari NU Online.

Menurut Gus Ulil, peristiwa tersebut mengajarkan umat Islam tentang pentingnya ketakwaan, keimanan, dan keyakinan penuh kepada ajaran Nabi Muhammad SAW.