Aloysius menegaskan bahwa pelaksanaan Diklat dan sertifikasi merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam meningkatkan standar kualitas pelayanan pramuwisata.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Manggarai Barat yang berorientasi pada profesionalisme, etika pelayanan, serta pelestarian alam dan budaya lokal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya proses seleksi ini dengan tertib dan kondusif,” tutup Aloysius.

Dengan memasuki tahap Diklat dan sertifikasi kompetensi, 224 calon pramuwisata ini diharapkan mampu memenuhi standar nasional profesi serta memperkuat citra Manggarai Barat sebagai destinasi super premium yang mengedepankan kualitas layanan.**