“Setelah saya buka pintu kamar, saya lihat tamu itu dalam keadaan duduk. Jadi langsung saya tutup kembali karena saya pikir dia sedang ada di dalam dan ingin privasi,” ujar Bruno saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

Sekitar 40 menit kemudian, rekannya Yuvensius Defiori kembali mendatangi kamar tersebut. Setelah beberapa kali mengetuk tanpa respons, ia menggunakan kunci cadangan. Pintu tidak terkunci dari dalam.

Yuvensius mendapati korban dalam kondisi tidak bernyawa dengan leher terjerat tali.

“Kenapa tamu keadaannya begitu?” teriak Yuvensius panik saat menghampiri Bruno.

Tim Inafis Satreskrim Polres Manggarai Barat tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 Wita. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kamar ditemukan dalam keadaan rapi tanpa tanda-tanda perlawanan maupun penggeledahan paksa.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, menyampaikan bahwa jenazah ditemukan dalam posisi duduk bersandar di dinding dekat kamar mandi, dengan leher terikat seutas tali yang dikaitkan pada kayu vertikal penyangga lemari.