Sementara, Ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia Manggarai Barat, Aloysius Suhartim Karya, mengatakan organisasi pramuwisata memiliki tanggung jawab menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjadi representasi destinasi wisata.

“Pariwisata tidak hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga kesiapan manusia yang menjadi representasi destinasi. Pramuwisata adalah duta daerah dan duta destinasi,” kata Aloysius.

Ia menjelaskan peserta yang mengikuti diklat telah melewati proses seleksi dan akan menjalani pelatihan sesuai kurikulum standar kompetensi kerja nasional.

“Peserta yang mengikuti diklat ini adalah mereka yang telah melewati proses seleksi dan akan menjalani tahapan pendidikan sesuai kurikulum standar kompetensi kerja nasional,” ujarnya.

Pada kesempatan sama, Ketua Umum Himpunan Pramuwisata Indonesia, Imam Widodo, menegaskan penguatan kualitas pramuwisata menjadi prioritas organisasi secara nasional.

Menurut dia, HPI saat ini memiliki sekitar 15 ribu anggota yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan terus mendorong peningkatan profesionalisme melalui pelatihan serta sertifikasi kompetensi.